Starin Sani

Browsing category: Place, Review
0 comments

Milk & Cheese

Pecinta pasta wajib ke tempat ini nih. Tiap harinya, ada promo pasta all you can eat dari jam 11 sampai jam 2 siang, khusus Jumat berlaku dari jam 1 sampai jam 3 siang. Asiiik!

Nama tempatnya Milk & Cheese. Letaknya di Jalan Kaliurang sebelum ring road. Tempatnya lumayan lucu dengan dominasi warna kuning yang eye-catching.

milk & cheese

Sesuai rencana, siang itu aku pesan All You Can Eat Pasta (Rp 25.000). Waktu aku ke sana (udah akhir 2017 sih, hahaha), pilihan pastanya cuma ada spageti dan fetucini. Untuk pilihan sausnya ada macam-macam, mulai dari bolognese, carbonara, cheesy, dan masih banyak lagi. Yang namanya all you can eat, kita boleh ambil sebanyak-banyaknya sampai puas! Hihihi. Tapi memang, karena udah disediain dari awal, pastanya kerasa dingin. Tapi untuk sausnya aku sempat lihat kalau dipanasin, sih. Soal rasa yaa, kalau menurutku semua spageti itu enak, hahaha. Dan yang jelas sih puas banget, aku sampai ambil dua kali, hihihi (dimintain Hilya terus soalnyaaa, hahaha).

pasta

Sementara itu, suamiku yang nggak terlalu suka pasta memilih pesan Chicken N Cheese. Yang ini aku sempat nyobain juga enak, enakan yang ini malah daripada spagetinya, hahaha. Tapi kata suami kurang kenyang, pas mau pesan nasi putih (orang Jawa banget sih, hahaha) ternyata di sini nggak ada.

chicken

Overall sih nggak mengecewakan lah yaa makan di sini, Hilya aja keliatan hepi banget, hihihi.

Milk & Cheese
Jl. Kaliurang KM 5,6

0 comments

Puncaknya Jogja

Udah agak lama sebenernya aku ke tempat makan yang satu ini, sekitar 1,5 bulan yang lalu. Waktu itu aku lagi ada acara di sekitar Jalan Kaliurang, trus pulangnya suami ngajak makan di sini.

Dari luar, Puncaknya Jogja terlihat seperti tempat makan biasa. Setelah masuk juga… nggak terlalu istimewa sih, hahaha. Nah, tapi coba deh turun lewat tangga yang ada di ujung. Nanti kita akan sampai di lokasi makan outdoor yang membuat pengunjung berasa lagi camping di pegunungan. Ada banyak tenda dan hammock yang dipasang di sekitar kursi dan meja makan. Rasanya langsung kepengin foto-foto deh, hihihi.

pj 2

pj 3

Untuk menunya, waktu itu kami ke sana siang-siang. Ternyata menunya beda antara siang dan malam. Kami pun memutuskan pesan katsu-katsuan gitu deh, maaf udah lupa nama persisnya, hehe. Kalo malam ada pisang bakar, roti bakar, gitu-gitu. Untuk minumnya aku pilih teh-tehan aja. Makan berdua sama suami (Hilya bobok dan baru bangun pas mau pulang, jadi nggak ikut makan, hihi), totalnya sekitar 50-60 ribu. Nggak terlalu mahal lah yaa.

Nggak lama, pesanan kami diantarkan. Pas nyobain katsunya… jujur aku agak kecewa sih. Karena katsunya kayak nggak fresh from the pan. Dingin dan keras. Mungkin untuk makanan yang menu malam lebih mendingan. Tapi kayaknya aku nggak mungkin yaa bawa Hilya ke sini malam-malam, hehe.

pj 1

Buat yang kepengin makan dengan suasana berbeda, bolehlaaah mampir ke sini. Tapi, nggak usah berekspektasi lebih sama makanannya yaa, daripada kecewa, hehe.

Puncaknya Jogja
Jl. Kaliurang KM 10

0 comments

Bubur Kelor Kasongan

Pas papa mamaku bilang mau buka rumah makan dengan menu andalan bubur kelor, aku jelas mendukung dong yaa. Tapi di sisi lain, sebenernya aku sama sekali nggak minat dengan menu itu, heuheu. Sampai akhirnya, rumah makan Bubur Kelor Kasongan resmi dibuka 22 Maret lalu dan aku, mau nggak mau, mesti ngicipin. ;p Ehh, lha kok ternyata enak juga ya!

Udah keliatan dari namanya, Bubur Kelor Kasongan ini punya menu andalan berupa bubur kelor dan lokasinya ada di Kasongan. Agak jauuhh yaa dari pusat kota, tapi alhamdulillah berada di lokasi wisata gini bikin banyak bule pada mampir ke sini. Bupati Bantul juga pernah mampir ke sini, katanya tau tempat ini dari Instagram, gaul yaa. :D Dari segi tempat, Bubur Kelor Kasongan ini lumayanlaah, nggak terlalu luas tapi juga nggak terlalu sempit. Parkiran juga luas.

bk 1

Pas lihat daftar menunya, ehh murah-murah banget sumpah! Sebagai gambaran nih ya, bubur kelor cuma Rp 4.000, tempe/tahu Rp 3.000, dan sayur bening kelor Rp 4.000. Kalo Hilya sukanya telur kelor goreng seharga Rp 5.000, hehe. Selain itu, ada juga Paket Kasongan Sehat seharga Rp 15.000 yang udah komplit plit berisi nasi/bubur kelor, bobor/bening kelor, tempe-tahu, sambal jenggot/sambal tomat, dan minuman (Kangen water/teh/jeruk). Paduan bubur kelor + bobor kelor + sambal jenggot ternyata rasanya pas banget di lidah! Asiknya lagi, kalo pesen bubur, ternyata kita disuruh ambil sendiri buburnya. Mau ambil dikit atau banyak, terseraaahh!

bk 2

Selain enak (kalo udah diolah :D), daun kelor ternyata juga bagus banget buat kesehatan. Khasiatnya antara lain bisa buat mencegah penyakit jantung, mencegah diabetes, memperkuat imun, menurunkan hipertensi, mengobati penyakit liver, mencegah penuaan kulit, sampai mencegah dan mengobati kanker. Wii, murah meriah tapi kaya manfaat!

manfaat kelor

Kalo lagi ada di sekitaran Kasongan, mampir ke Bubur Kelor Kasongan yaah. :D

Bubur Kelor Kasongan
Jl. Saptohudojo 113 (Timur Jembatan Kasongan)

Foto diambil dari FB-nya Mamah Anis

0 comments

Martabak Kum Kum

Minggu (26/3) sore itu sebenernya aku dadakan aja sih ke Martabak Kum Kum. Bapak mertua minta dibeliin singkong keju, ya udah sekalian mampir ke sini tapi takeaway aja.

Martabak Kum Kum ini letaknya di Sagan, tempatnya lumayan mungil dan terbuka. Begitu dateng, langsung aja ke kasir buat pilih-pilih menunya.

Pertama-tama kita bakal disuruh milih basic alias rotinya. Ada empat pilihan, yaitu original (Rp 0), pandan (Rp 3.000), red velvet (Rp 5.000), dan takesumi (Rp 8.000). Aku asal aja milih takesumi soalnya warnanya cokelat kehitaman, kayaknya enak. :D Habis itu baru deh milih isiannya, aku pilih 1/2 keju 1/2 coklat (Rp 50.000). Yang lebih banyak rasanya juga ada sih, tapi lebih mahal sekitar Rp 85.000 – Rp 90.000. Kalo mau martabak asin juga ada kok di sini, harga mulai dari Rp 40.000.

kumkum

Setelah nunggu beberapa waktu (kurang lebih sama sih nunggunya kayak kalo beli terang bulan klasik di jalanan), akhirnya pesenanku jadi. Rasanya udah nggak sabarrr pengin makan. Apalagi pas udah sampe rumah dan ngeliat wujudnya, kemecerrr. :D Tapiii, mungkin gara-gara ekspektasi yang berlebihan, pas akhirnya aku nyobain martabaknya, rasanya kok nggak seenak keliatannya yaa. Atau mungkin karena yang kupesen rasa yang standar yaa, keju sama coklat. Ya enak sih, tapi biasa aja gitu. Tapi rotinya emang lembut sih dan bisa mengimbangi isian coklatnya yang manis, jadi nggak eneg.

Ya udah, cukup sekian review singkatnya, paling nggak si emak-emak ini udah ngicipin salah satu jajanan gaul di Jogja. :D

Martabak Kum Kum
Jalan Prof. Yohannes no 1060

zapiekanka 2
0 comments

Kedai Zapiekanka

Hari Minggu (26/3) kemarin suami ngajak ke Kedai Zapiekanka yang punya menu andalan roti panggang Polandia. Seperti apakah bentuknya? :D

Walaupun namanya rada susah diinget, tapi kedai yang baru buka Oktober tahun lalu ini gampang banget dicari. Lokasinya di pinggir Jalan Affandi alias Jalan Gejayan, persisss di sebelah Moviebox. Dari depan keliatannya kecil, parkirannya juga cuma cukup buat motor aja, tapi ternyata dalamnya lumayan luas dan cozy.

zapiekanka 2

Siang itu suami pesen Zapiekanka Smoked Beef (Rp 23.000), aku pesen makanan favorit Mac N Cheese (Rp 18.000) dengan Extra Cheese (Rp 5.000), plus Nachos (Rp 12.000) buat camilan. Minumnya teh-tehan aja yang murah heuheu, mulai dari Rp 6.000. Nggak lama nunggu, pesenan kami udah siap diambil (modelnya dipanggil trus ngambil sendiri gitu).

Zapiekanka alias roti panggang Polandia itu ternyata bentuknya semacam roti kering memanjang yang di atasnya ada topping kayak piza. Di pesenan suami, topping-nya smoked beef. Topping-nya enak sih, tapi roti keringnya itu yang menurutku bikin rasanya agak aneh, masih enakan piza. :D Kalo mac and cheese-nya sih ueenak bangeett, apalagi ada extra cheese-nya yang bikin kejunya kerasa bangeeet. Makin perfect lagi dengan adanya smoked beef di dalamnya. Hilya aja doyaaann. Nah, tapi untuk nachos-nya aku agak kecewa… Dulu pas masih di Jakarta aku pernah nyobain nachos di beberapa tempat tapi bentuknya nggak begini deh. Yang di sini bentuknya kecil-kecil dan rasanya cuma kayak Happy Tos, huhu. Tapi yaa tetep aja nachos-nya ludes, yang namanya makan camilan mah mulutnya suka gatel kalo berhenti ngunyah. :D

zapiekanka

Overall sih kami hepi-hepi aja makan di sini, apalagi Hilya juga mau makan lumayan, hihihi. Buat yang penasaran pengin nyobain roti panggang ala Polandia, cuss langsung ke sini aja! :D

Kedai Zapiekanka
Jl. Affandi No. 31