Starin Sani

Browsing category: Place, Review, Traveling
qots 3
0 comments

Queen of the South Resort

Setelah direncanakan beberapa waktu, akhirnya jadi juga kami sekeluarga menginap di Queen of the South Resort, Rabu-Kamis (24-25/10).

Waktu itu suami pesen kamarnya via Pegipegi karena lebih murah dibanding aplikasi sebelah dan harga yang tertera di web resmi resort-nya. Tarifnya cuma Rp 570 ribuan aja per malam untuk Standard Room, tapi waktu itu memang pas weekday dan nggak ada libur apa-apa, makanya murah, hehe.

Habis pesen kamar, aku sempet baca review tentang Queen of the South Resort. Nggak sedikit ternyata yang punya pengalaman buruk, ada yang seputar kebersihan, makanan, sampai pelayanan. Sempet rada khawatir, tapi karena udah terlanjur pesen kamar, the show must go on!

Akhirnya hari yang dinanti-nanti pun tiba. Setelah kurang lebih menempuh satu jam perjalanan dari pusat kota Jogja, akhirnya kami sampai juga di Queen of the South Resort. Dari pintu masuk Pantai Parangtritis masih terus, ikutin jalan aja nanti ada papan yang menunjukkan jalan ke resort. Jalannnya menanjak karena resort ini memang letaknya di atas tebing. Sesuai review yang kubaca, beberapa menit terakhir menuju resort jalannya kurang bagus, tapi nggak masalah.

Setelah check-in, kami langsung menuju ke kamar. Standard Room ini berbentuk bungalo, jadi mobil bisa langsung diparkir di depannya. Alhamdulillah kamar beserta kamar mandinya bersih, sukaaak.

qots 1

Sorenya kami jalan-jalan ke area restoran dan sekitarnya. Ternyata ada playground-nya juga buat anak, langsung deh Hilya main di situ, hihihi. Habis main, Hilya main air di infinity pool-nya, ada yang untuk dewasa dan anak. Pemandangannya masyaallah, indah banget. Pantai Parangtritis keliatan dari situ. Ohiya, kalau mau masuk ke kolam renangnya aja tanpa menginap di resort-nya bisa kok, bayarnya Rp 100.000 per orang, baik anak maupun dewasa.

qots 2

qots 3

Malamnya, kami makan di restorannya. Seperti yang udah diduga, harganya mahal-mahal, hihihi. Apalagi masih harus ditambah pajak 21%, hahaha. Alhamdulillah rasanya lumayan enak dan porsinya cukup banyak.

qots 4

Esok paginya, kami jalan-jalan ke Pantai Parangtritis, mumpung deket kaaan, hehe. Habis itu balik lagi ke resort buat sarapan di sana. Alhamdulillah harga kamar udah termasuk sarapan alias pagi ini makannya gratiiis, hihihi. Sistemnya buffet jadi ada lumayan banyak menu yang bisa dipilih, mulai dari nasi goreng, sereal, roti bakar, sampai puding dan buah.

Alhamdulillah, selama menginap di Queen of the South Resort kami nggak nemu pengalaman buruk. Recommended buat yang mau nginep di sekitaran Parangtritis atau sekadar pengin nongkrong cantik di infinity pool-nya, hehe.

qots 5

Queen of the South Resort
Parangrejo, Girijati, Purwosari, Gunung Kidul

refresh 1
0 comments

Refresh Cafe & Garden

Sabtu (20/10) lalu, suami ngajak ke Refresh Cafe & Garden yang, sesuai namanya, memang benar-benar bisa me-refresh pikiran kita setelah penat menjalani aktivitas sehari-hari.

Terletak di Jalan Kaliurang mendekati Ring Road Utara, cafe ini cukup mencolok perhatian karena memang dari luar udah keliatan ijo-ijo segerrr gitu. Bagai oase di tengah keramaian Jogja, tsah.

Begitu masuk, alhamdulillah area parkirnya luasss. Setelah itu kita bisa pilih mau duduk di dalam atau di tamannya. Waktu itu kami pilih duduk di luar, karena ada ayunannya yang bisa dinaiki Hilya, hihihi. Tapi kayaknya bagian dalamnya juga lumayan lucu dan instagramable kok. Terserah deh tinggal piliiih.

refresh 2

Untuk menunya macem-macem, mulai dari pasta sampai makanan Asia, ada kids meal-nya juga. Waktu itu aku pesen Fettuccine Carbonara (Rp 28.000) buat aku dan Fish and Chips (Rp 22.000) buat Hilya. Oiya, pelayannya di sini cukup banyak jadi pas mau order gitu nggak nunggu lama dan alhamdulillah makanannya juga cepet jadi. Soal rasa, fetucininya lumayan creamy tapi menurutku kok nggak terlalu istimewa yaah, hehe. Trus agak syedih karena porsinya nggak terlalu banyak, hahaha.

refresh 4

refresh 5

refresh 3

Dari segi tempat, Refresh Cafe & Garden ini oke banget sih menurutku karena masih belum terlalu banyak tempat makan dengan area taman yang luas dan lucu. Cocoklah buat mahmud yang mau nongkrong sambil bawa balita, hihihi.

Refresh Cafe & Garden
Jl. Kaliurang KM. 5.6, No 20

0 comments

Rainbow Salon & Spa

Duluuu banget Hilya udah pernah potong rambut di salon. Waktu itu Hilya nangis, hihihi. Jadi habis itu kalau potong rambut di rumah aja, tapi hasilnya yaa begitulah, hahaha. Nah, sekarang kan Hilya udah makin gede tuh, siapa tau udah makin berani. Setelah baca review tentang Rainbow Salon & Spa, aku pun tertarik ngajak Hilya potong rambut di sana.

Sesuai review yang kubaca, di salon ini ada playground-nya buat anak. Waktu ke sana Rabu (17/10) pagi, salonnya lumayan sepi, nggak ngantri. Tapi Hilya pengin main dulu di playground-nya, ya udahlah silakan. Hilya kelihatan hepi dan nggak takut.

rainbow 2

Setelah beberapa waktu bermain, mbak salonnya dateng tanda udah waktunya potong rambut. Eeh lha kok Hilyanya malah takut, hihihi. Padahal sebelumnya udah rencana nanti pas potong mau duduk di kursi bentuk Doraemon. Akhirnyaaa, Hilya mau potong di salon, tapi duduknya aku pangku, hahaha.

rainbow 3

Nggak terlalu lama, potong rambutnya selesai. Mbaknya langsung nanya Hilya mau susu kotak rasa apa. Alhamdulillah, selain dapat susu kotak, dapat balon juga. Aku sih puas yaa ngajak Hilya potong di salon ini. Hasilnya menurutku lumayan bagus. Biayanya juga masih terjangkau, Rp 60.000, walaupun menurut abahnya rada mahal, hahaha.

Hasilnya

Hasilnya

Anyway, selain potong rambut anak, masih banyak lagi layanan yang disediakan Rainbow Salon & Spa. Langsung buka webnya aja yaa kalau kepo, hihihi.

Rainbow Salon & Spa
Ruko YAP Square Blok B 12
Jl C Simanjuntak no 02 Terban Yogyakarta
www.rainbowsalonspa.com

0 comments

Johnsto

Sebenernya udah agak lama tau tentang Johnsto, tapi dulu Hilya masih belum berani naik kuda, hihihi. Alhamdulillah, Ahad (23/9) lalu Hilya udah mau diajakin naik kuda. Jadilah kami segera meluncur ke Johnsto yang berlokasi di daerah Kutu Patran, Jalan Magelang sebelum ring road masih masuk-masuk gitu.

Pas lihat foto-fotonya di Instagram, aku kira tempatnya luas banget. Tapi ternyata aslinya nggak terlalu, hehe.

20180923_100428

Ada sejumlah kegiatan yang bisa kita lakukan di sini, antara lain naik kuda, memanah, ngasih makan kuda, dan makan di restonya. Untuk daftar harganya bisa dilihat di bawah ini yaa.

20180923_100900

Sesuai tujuan awal, begitu nyampe kami segera beli tiket untuk naik kuda. Ada pilihan kuda besar dan kuda kecil. Berhubung Hilya masih terlalu kecil (3 y.o.), yang jual tiket menyarankan kami pilih kuda besar aja, jadi Hilya naik ditemenin abahnya.

20180923_100348

Seusai naik kuda tiga putaran, Hilya ngasih makan kuda. Kudanya bebasss boleh pilih yang mana aja. Setelah itu sebenernya pengin nyobain memanah, tapi kok antrinya puanjang dan kayaknya Hilya masih belum bisa.

20180923_102441

Overall sih kami hepi-hepi aja ke sini. Tapi kayaknya bakal lebih seru lagi kalo macam kegiatannya ditambah yaa, hehe.

Johnsto
Dukuh Kutu Patran RT 01, RW 14, Sindudadi, Mlati, Sleman

0 comments

Kampoeng Tugu

Sepulang dari Taman Glugut (baca review-nya di sini) Ahad (16/9) lalu, kami sekeluarga mampir makan di Kampoeng Tugu. Lokasinya ada di sebelah utara Tugu Jogja, belakangnya Shabu Auce. Yang bikin kami tertarik ke sini, selain karena masih terbilang baru, adalah karena di tempat ini ada arena bermainnya untuk anak.

Begitu masuk, kita langsung bisa melihat ada prosotan dan ayunan di pelatarannya. Di bagian dalam juga ternyata ada rumah-rumahan untuk anak. Seneng deh Hilya di sini, hihihi.

kampoeng 2

Untuk makanannya, di Kampoeng Tugu ada 30 stand kuliner yang enak-enaaak. Di antaranya ada Penyetan Mas Kobis dan Mimilk Susu yang punya hottang dengan rasa istimewah. Tapi ternyata oh ternyata, kalau mau order di tempat makan berkonsep semi-outdoor ini, bayarnya harus pake GO-PAY. Only. No cash accepted. Jadi udah ada stand-nya untuk top up saldo GO-PAY.

kampoeng 1

kampoeng 3

Hukum GO-PAY sendiri setauku halal, tapi ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang hukum potongan harga atau manfaat lain yang didapat ketika menggunakan GO-PAY. Ada yang berpendapat itu riba, ada yang berpendapat boleh. Masalahnya, pas ke Kampoeng Tugu waktu itu, lagi ada promo cashback 50%, entah deh itu promo sementara atau selamanya. Berhubung aku bukan ulama, jadi mumettt deh, bismillah aja mengikuti pendapat ulama yang membolehkan. Tapi untuk ke depannya, sepertinya lebih baik pilih tempat makan yang sistem pembayarannya biasa aja. Semoga yaa suatu saat nanti boleh bayar tunai di Kampoeng Tugu, hehe.

Kampoeng Tugu
Jl. AM. Sangaji No. 10