Starin Sani

Browsing category: Book, Review
c360_2016-10-01-21-08-19-649
0 comments

Rumah Main Anak

c360_2016-10-01-21-08-19-649

Sering nggak sih bingung mesti berkegiatan apa lagi bareng anak? Tentunya yang positif, asik, dan nggak perlu keluar duit banyak, hihihi. Nah, buat mommies yang sering bingung juga kayak aku, buku ini bisa menjawab kebingungan kita lho, Mom!

Dari judulnya mungkin udah bisa ditebak, buku ini isinya aaall about mainan anak. Mayoritas isinya emang tentang itu sih, tapi lebih lengkap lagi. Buku ini dibagi berdasar tahapan usia, mulai dari 0-3 bulan, 3-6 bulan, 6-9 bulan, 9-12 bulan, 1-2 tahun, sampai 2-3 tahun. Nah, di setiap tahapan usia, awalnya dijelasin dulu parameter perkembangan anak pada usia tersebut, setelah itu baru deh dipaparin permainan apa aja yang bisa menunjang anak untuk mencapai parameter tadi. Jadi misalnya untuk anak 1 tahun kita bisa bikin permainan basket ala-ala karena di usia ini anak diharapkan bisa melempar bola ke depan. Totalnya, ada RATUSAN (maaf untuk tepatnya aku nggak ngitung ;p) permainan yang ditawarkan buku ini. Wiih, that’s A LOT kan yaa.

Eits, tapi nggak cuma itu aja. Di bagian akhir, Julia Sarah Rangkuti selaku penulis juga melampirkan contoh agenda bermain anak. Iya, bermain ternyata juga perlu dibikinin jadwalnya, Mom. Misal di umur 13 bulan, hari Senin minggu pertama agendanya latihan berjinjit, besoknya pengenalan mata, besoknya lagi baca kisah Nabi Muhammad, dst dibikin dalam bentuk tabel gitu. Dengan bikin agendanya, kita pun jadi tau persis tujuan apa yang pengin dicapai dari setiap permainan, dan bisa seimbang dalam ngasih stimulus, jadi nggak mensitumulus motorik kasar mulu, atau kognitifnya mulu, atau seni mulu misalnya. Dengan bikin agenda, kita juga bisa jadi lebih prepare. Misal untuk latihan berjinjit, kita bisa pakai permainan memetik bola atau meraih bintang. Karena udah diagendakan sebelumnya, dari jauh-jauh hari kita udah bisa mulai nyiapin peralatan yang dibutuhkan buat permainan itu.

Nilai plus lain, buku ini full color dan dilengkapi foto-foto, jadi kita pun punya bayangan permainan-permainannya kayak apa. Kalo menurut aku sih buku setebal 333 halaman ini recommended banget, terutama buat ibu-ibu yang sehari-harinya full di rumah ngurus anak. Aku bahkan agak nyesel loh baru beli buku ini pas Hilya umur 11 bulan, kelewatan banyak mainannn dehhh. Buat yang anaknya udah di atas 3 tahun, ada juga tuh buku Rumah Main Anak 2. Walaupun belum beli, tapi kayaknya recommended juga. xD

7052620_20140822091551
0 comments

Gelombang

My Rating:
Genre: Fiksi
Author: Dee Lestari

7052620_20140822091551

Beli novelnya sih preorder, tapi berhubung banyak kerjaan (halah, sok sibuk), akhirnya kitab kelima dari serial Supernova ini baru selesai kulahap beberapa hari lalu, alias hampir dua bulan setelah dapat bukunya. :| Oke, berikut ini review-nya yang kuusahakan banget buat nggak spoiler.

Seperti biasa, setiap serial Supernova–Kesatria, Putri, & Bintang Jatuh; Akar; Petir; Partikel–selalu mengusung tokoh utama dan cerita yang berbeda. Di buku Gelombang ini, cerita berpusat pada kehidupan Alfa Sagala, seorang lelaki Batak yang punya masalah tidur. Sejak kecil, ia sering bermimpi buruk ketika tidur. Hingga akhirnya ia merantau ke Amerika, mimpi buruk itu masih menghantuinya. Dengan dibantu Nicky Evans, dokter imut yang juga pernah mengalami gangguan tidur, Alfa pun mulai berusaha mengatasi masalahnya. Mereka berdua lalu berangkat ke Tibet untuk mencari dr. Kalden Sakya, seorang dokter sekaligus penulis buku yang dipercaya Alfa bisa membantu mengatasi problemnya.

Melalui cerita di buku kelima ini, akhirnyaaa kita bisa mulai dapat bocoran tentang hubungan antara tokoh-tokoh di Supernova! Kita bisa tahu, apa sih sebenarnya tujuan dari tokoh-tokoh utama itu, apa sih inti dari serial Supernova. Tapi tentuuu, nggak semuanya dijelasin secara gamblang. Dee masih memberikan misteri yang bikin kita penasaran akan kelanjutan ceritanya!

Selain jalan ceritanya yang memikat, gaya bahasa yang digunakan Dee di novel setebal 474 halaman ini juga memesona, seperti biasa. Menarik namun tetap mudah dipahami. Di buku ini kita juga bisa mendapat pengetahuan tentang kehidupan dan budaya Batak, serta tentu saja tentang dunia mimpi.

Buat yang belum pernah sama sekali baca serial Supernova, menurutku nggak apa-apa kalau mau langsung baca buku ini. Pasti tetep paham kok, walaupun emang lebih bagus lagi kalau udah baca serial sebelumnya. Soalnya kalau aku sendiri, jujur aku udah lupa detail buku-buku sebelumnya. :| Soalnya jarak ‘lahirnya’ emang lama banget. Bahkan serial Partikel yang baru terbit dua tahun lalu pun aku cuma inget sekilas-sekilas (maap). Semoga aja episode berikutnya, Inteligensi Embun Pagi, bisa segera beredar yah. Biar pembaca pelupa kayak saya bisa tetep inget sama cerita sebelumnya, karena pastinya bakal banyak jawaban yang terungkap di Intelligensi Embun Pagi yang konon bakal jadi seri terakhir Supernova.

Istana bla bla bla
0 comments

Istana Bla Bla Bla (2014)

My Rating: ★★★
Genre: Fiksi Biografis
Author: Wisnu Nugroho

Istana bla bla bla

Era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) udah hampir berakhir. Pengin tau hal-hal nggak penting yang terjadi selama dua periode pemerintahan beliau (2004-2014)? Jawabannya ada di buku Istana Bla Bla Bla!

Buku yang ditulis Wisnu Nugroho, redaktur politik Kompas, ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Bla, Bla Bla, dan Bla Bla Bla. :D Masing-masing bagian terdiri dari belasan cerita pendek seputar hal-hal ‘remeh’ yang pernah terjadi di Istana Merdeka, kediaman sekaligus kantor Presiden Indonesia. Meski tampaknya remeh, tapi dari cerita-cerita itu kita tetap bisa melihat hal-hal penting yang terjadi selama pemerintahan SBY plus persoalan yang dihadapi negeri ini. Pembahasannya sama sekali nggak berat, Mas Inu kerap menyelipkan sindiran yang membuat kita tersenyum membacanya.

Salah satu cerita yang aku suka berjudul Lima Kali, Terakhir Karena Korupsi. Bab itu dibuka dengan pemaparan persoalan yang sering dihadapi keluarga muda, yaitu susah nyari pembantu. Nyari pembantu rumah tangga aja sulit, apalagi pembantu presiden alias menteri? Mas Inu lalu menjabarkan lima perombakan kabinet yang terjadi selama dua periode pemerintahan SBY. Di akhir bab, Mas Inu kembali menyambungkannya dengan persoalan mencari pembantu rumah tangga. Berikut ini kutipannya.

“Kompetensi dalam perjalanan bisa dipelajari. Tak percaya, coba tanya keluarga-keluarga muda yang tiap tahun menghadapi persoalan yang sama, yaitu ditinggal pergi pembantu dan harus mencari lagi. Keluarga-keluarga muda ini tidak mencari kompetensi, tapi kesetiaan dari para pembantu-pembantunya. Pak Beye tampaknya juga seperti ini.”

Selain itu, masih banyak bab menarik lain, misalnya aja Septic Tank adalah Bukti yang menceritakan meluapnya septic tank di kantor Presiden saking seringnya diadakan rapat. Ada juga Sayembara Berburu Kucing yang mengisahkan banyaknya kucing liar yang memilih tinggal di kawasan Istana Merdeka karena tempat ini sering mengadakan jamuan makan.

Tak hanya ceritanya saja yang menarik, buku ini juga dilengkapi ilustrasi kocak oleh Didie SW. Di akhir era kepemimpinan SBY ini, nggak ada salahnya kita baca buku Istana Bla Bla Bla ini. Yah, itung-itung untuk mengenang masa-masa saat publik masih menaruh harapan besar terhadap presiden yang baru terpilih. ;)

The-Bego-Ideas-for-college-students
0 comments

The Bego Ideas for College Students (2014)

My Rating: ★★★★
Genre: Ide
Author: Nadia Aghnia & Momo

The-Bego-Ideas-for-college-students

Beberapa bulan lalu aku pernah nge-review buku The Bego Ideas for Students. Udah kelihatan dari judulnya, The Bego Ideas for College Students adalah buku serupa yang ditujukan buat anak kuliah!

Seperti buku pendahulunya, buku ini juga berisi ide-ide bego yang kali ini cocok diterapkan untuk mahasiswa, mulai dari mahasiswa baru, mahasiswa nanggung, sampai mahasiswa bangkotan. Buat mahasiswa baru nih contohnya, ada survival tip ketika ospek, kiat gampang diingat senior, sampai top 6 alasan melakukan TA alias titip absen, hihihi.

Buat mahasiswa nanggung juga ada ide-ide kocak yang bisa bermanfaat, misalnya aja tip memilih beasiswa dan hunting pekerjaan part-time. Buat mahasiswa angkatan tua yang nggak lulus-lulus? Tenang, ada juga tipnya, mulai dari cara ngeles dari pertanyaan “kapan lulus?” sampai memilih judul skripsi yang oke. Lengkap, kan?

Masih menggandeng Adipagi sebagai ilustrator, buku setebal 187 halaman ini juga dilengkapi banyak gambar lucu dan menarik. Halaman dalam buku ini juga menggunakan warna dominan merah dan hitam, bikin makin nggak bosen bacanya.

Nah, tuh, silakan baca deh para mahasiswa, terutama mahasiswa baru yang masih buta dunia perkuliahan. Kalau udah lulus? Tunggu aja, bentar lagi bakal keluar The Bego Ideas for Fresh Graduates. Oke, sip!

Lost-in-love-520x365
0 comments

Lost in Love (2014)

My Rating: ★★★
Genre: Fiction
Author: Rachmania Arunita


Ngerasa familier sama judul novelnya? Iya, ini emang sequel dari novel bestseller Eiffel I’m in Love, yang dicetak ulang sama penerbit Bentang Belia.

Buat yang belum baca, novel ini menceritakan kelanjutan kisah cinta Tita dan Adit. Setelah ngelamar Tita di Paris, ternyata sikap Adit tetap aja cuek dan angkuh, nggak seperti bayangan Tita. Singkat cerita, Tita yang ngambek pun memutuskan buat jalan-jalan sendirian di Paris, dan akhirnya malah tersesat!

Dari segi jalan cerita, novel ini cukup menarik, ada sedikit kejutan juga mendekati bagian akhir. Karakter Tita yang manja dan nyebelin juga lumayan kuat, walaupun kadang bikin pembaca jadi gemes sendiri, hihihi. Pada bagian Tita tersesat, novel ini banyak menampilkan percakapan menggunakan Bahasa Perancis dan Inggris, bisa sekalian buat belajar bahasa asing, hehe.

Tapi emang, harus diakui ceritanya klise abis. Kisah yang dialami Tita terlalu perfect dan romantis. Tapi buat penggemar genre teenlit, pasti puas deh baca novel setebal 261 halaman ini! Happy reading!