Starin Sani

7052620_20140822091551
0 comments

Gelombang

My Rating:
Genre: Fiksi
Author: Dee Lestari

7052620_20140822091551

Beli novelnya sih preorder, tapi berhubung banyak kerjaan (halah, sok sibuk), akhirnya kitab kelima dari serial Supernova ini baru selesai kulahap beberapa hari lalu, alias hampir dua bulan setelah dapat bukunya. :| Oke, berikut ini review-nya yang kuusahakan banget buat nggak spoiler.

Seperti biasa, setiap serial Supernova–Kesatria, Putri, & Bintang Jatuh; Akar; Petir; Partikel–selalu mengusung tokoh utama dan cerita yang berbeda. Di buku Gelombang ini, cerita berpusat pada kehidupan Alfa Sagala, seorang lelaki Batak yang punya masalah tidur. Sejak kecil, ia sering bermimpi buruk ketika tidur. Hingga akhirnya ia merantau ke Amerika, mimpi buruk itu masih menghantuinya. Dengan dibantu Nicky Evans, dokter imut yang juga pernah mengalami gangguan tidur, Alfa pun mulai berusaha mengatasi masalahnya. Mereka berdua lalu berangkat ke Tibet untuk mencari dr. Kalden Sakya, seorang dokter sekaligus penulis buku yang dipercaya Alfa bisa membantu mengatasi problemnya.

Melalui cerita di buku kelima ini, akhirnyaaa kita bisa mulai dapat bocoran tentang hubungan antara tokoh-tokoh di Supernova! Kita bisa tahu, apa sih sebenarnya tujuan dari tokoh-tokoh utama itu, apa sih inti dari serial Supernova. Tapi tentuuu, nggak semuanya dijelasin secara gamblang. Dee masih memberikan misteri yang bikin kita penasaran akan kelanjutan ceritanya!

Selain jalan ceritanya yang memikat, gaya bahasa yang digunakan Dee di novel setebal 474 halaman ini juga memesona, seperti biasa. Menarik namun tetap mudah dipahami. Di buku ini kita juga bisa mendapat pengetahuan tentang kehidupan dan budaya Batak, serta tentu saja tentang dunia mimpi.

Buat yang belum pernah sama sekali baca serial Supernova, menurutku nggak apa-apa kalau mau langsung baca buku ini. Pasti tetep paham kok, walaupun emang lebih bagus lagi kalau udah baca serial sebelumnya. Soalnya kalau aku sendiri, jujur aku udah lupa detail buku-buku sebelumnya. :| Soalnya jarak ‘lahirnya’ emang lama banget. Bahkan serial Partikel yang baru terbit dua tahun lalu pun aku cuma inget sekilas-sekilas (maap). Semoga aja episode berikutnya, Inteligensi Embun Pagi, bisa segera beredar yah. Biar pembaca pelupa kayak saya bisa tetep inget sama cerita sebelumnya, karena pastinya bakal banyak jawaban yang terungkap di Intelligensi Embun Pagi yang konon bakal jadi seri terakhir Supernova.

Leave A Comment