Starin Sani

0 comments

Kampung Flory

Belakangan lumayan sering denger tentang Kampung Flory. Sabtu (28/7) kemarin, aku pun ngajak suami ke sini.

Lokasinya masuk-masuk gitu, dari Taman Denggung masih terus ke barat. Sesampainya di lokasi, awalnya kami masuk ke area makannya. Tapi kami nggak berniat makan karena kami ke sananya sore-sore, jadi maaf nggak bisa nge-review tempat makannya, hehe. Kami muter aja foto-foto, ngelewatin kolam dan area outbound, hingga akhirnya sampailah kami ke jembatan lucu. Untuk ngelewatin jembatan ini, pengunjung diharuskan membayar Rp 5.000 per orang dewasa.

kampung 2

kampung 1

Setelah jembatan, ternyata area wisatanya masih luaaas banget! Pertama-tama kita bakal ketemu sama area permainan tradisional. Di sini kita bisa main bakiak, egrang, sampai hula hoop. Kemudian ada area taman bunga. Awalnya suami males ke area ini karena udah capek jalan, hahaha, tapi ternyata, setelah meniti jalan setapak, kita bakal ketemu sama area wisata tersembunyi, hihihi. Ada Kuliner Ndelik dan Embung Mesem alias embung tempat kita bisa main sepeda air atau bebek-bebekan. Harga naik sepeda airnya pun cukup murah, cuma Rp 10.000 aja per sepeda air (bisa muat 2 orang dewasa dan 1 anak kecil) untuk keliling embung selama 15 menit.

Berhubung harus udah pulang sebelum maghrib, setelah naik sepeda air kami pun langsung pulang. Pas mau pulang baru ngelihat peta tempat wisatanya, ternyata di daerah sono masih ada kolam renang dan showroom tanaman hias. Next time deh yaa semoga bisa ke sini lagi buat makan dan menjelajahi area yang belum sempat dikunjungi.

kampung 3

Kampung Flory
Jugangpangukan, Tridadi, Sleman

Leave A Comment