Starin Sani

zapiekanka 2
0 comments

Kedai Zapiekanka

Hari Minggu (26/3) kemarin suami ngajak ke Kedai Zapiekanka yang punya menu andalan roti panggang Polandia. Seperti apakah bentuknya? :D

Walaupun namanya rada susah diinget, tapi kedai yang baru buka Oktober tahun lalu ini gampang banget dicari. Lokasinya di pinggir Jalan Affandi alias Jalan Gejayan, persisss di sebelah Moviebox. Dari depan keliatannya kecil, parkirannya juga cuma cukup buat motor aja, tapi ternyata dalamnya lumayan luas dan cozy.

zapiekanka 2

Siang itu suami pesen Zapiekanka Smoked Beef (Rp 23.000), aku pesen makanan favorit Mac N Cheese (Rp 18.000) dengan Extra Cheese (Rp 5.000), plus Nachos (Rp 12.000) buat camilan. Minumnya teh-tehan aja yang murah heuheu, mulai dari Rp 6.000. Nggak lama nunggu, pesenan kami udah siap diambil (modelnya dipanggil trus ngambil sendiri gitu).

Zapiekanka alias roti panggang Polandia itu ternyata bentuknya semacam roti kering memanjang yang di atasnya ada topping kayak piza. Di pesenan suami, topping-nya smoked beef. Topping-nya enak sih, tapi roti keringnya itu yang menurutku bikin rasanya agak aneh, masih enakan piza. :D Kalo mac and cheese-nya sih ueenak bangeett, apalagi ada extra cheese-nya yang bikin kejunya kerasa bangeeet. Makin perfect lagi dengan adanya smoked beef di dalamnya. Hilya aja doyaaann. Nah, tapi untuk nachos-nya aku agak kecewa… Dulu pas masih di Jakarta aku pernah nyobain nachos di beberapa tempat tapi bentuknya nggak begini deh. Yang di sini bentuknya kecil-kecil dan rasanya cuma kayak Happy Tos, huhu. Tapi yaa tetep aja nachos-nya ludes, yang namanya makan camilan mah mulutnya suka gatel kalo berhenti ngunyah. :D

zapiekanka

Overall sih kami hepi-hepi aja makan di sini, apalagi Hilya juga mau makan lumayan, hihihi. Buat yang penasaran pengin nyobain roti panggang ala Polandia, cuss langsung ke sini aja! :D

Kedai Zapiekanka
Jl. Affandi No. 31

0 comments

NHW#9_Starin Sani : Agen Perubahan

Akhirnya saya sampai juga di nice homework (NHW) terakhir pada program matrikulasi Institut Ibu Profesional. NHW terakhir ini paling susyaahh menurut saya, berat soalnya, tentang menjadi agen perubahan.

Untuk menjadi agen perubahan ini ternyata ada rumusnya, yaitu :

PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE

Social venture sendiri adalah suatu usaha, baik oleh individu maupun organisasi, yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan. Nah kan, berat bahasanya. :D

Ya udah langsung aja saya petakan dengan melihat isu sosial di sekitar saya, dan tentunya juga dengan melihat kembali NHW-NHW sebelumnya agar terus berkesinambungan.

nhw 9

Note : posting-an ini ditulis untuk memenuhi Nice Homework #9 di program matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP)

0 comments

NHW#8_Starin Sani: Misi Hidup dan Produktivitas

Pada nice homework (NHW) sebelumnya, saya ditugasi untuk membuat kuadran aktivitas. Di NHW kali ini, saya harus pilih satu saja dari aktivitas yang ada di kuadran SUKA dan BISA.

Karena bahasan kali ini terkait dengan produktivitas, maka saya memilih aktivitas mendesain. Aktivitas ini masih terkait kok sama misi dan peran hidup yang saya tulis di NHW#4, hehe.

Terkait dengan aktivitas mendesain ini :

- Saya ingin menjadi (BE) seorang ibu sekaligus tim marketing-nya Allah, khususnya dalam hal parenting berbasis agama Islam.

- Untuk mencapainya, saya ingin membuat (DO) desain dakwah, khususnya dengan tema parenting islami, dan mem-posting-nya di social media. Tentunya, membuat desain dakwah ini harus dibarengi pula dengan belajar tentang parenting islami. Kalo nggak punya ilmu saya mau ngedesain apah? Hehe.

- Semua ini saya lakukan karena saya ingin punya (HAVE) tabungan pahala sebanyak-banyaknya sebagai bekal di akhirat nanti.

Nah, sekarang terkait dengan apa yang ingin saya capai dan kurun waktunya :

- Untuk lifetime purpose-nya, saya ingin menjadi madrasah yang baik bagi anak saya di mata Allah.

- Yang ingin saya capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan adalah, menjadi semakin expert di bidang parenting islami dan bisa menerapkan ilmu yang saya miliki pada anak saya.

- Yang ingin saya capai dalam kurun waktu satu tahun ke depan adalah, konsisten dalam membuat desain dakwah, paling nggak 2-3 desain dalam sebulan. Sebelumnya saya juga udah bikin sih sesekali, tapi belum konsisten, karena menuntut ilmunya juga belum konsisten. :|

Menulisnya udah, sekarang tinggal mulai berubah, hehe. :D

Note : posting-an ini ditulis untuk memenuhi Nice Homework #8 di program matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP)

0 comments

NHW#7_Starin Sani: Menuju Bunda Produktif

Dalam rangka naik level menjadi seorang bunda produktif, pada nice homework kali ini saya diminta untuk mencari tahu tipe kekuatan diri dan membuat kuadran aktivitas.

Dari hasil menjawab kuesioner di temubakat.com, berikut ini kekuatan diri saya :

temubakat

Tertulis di situ, ada lima potensi kekuatan saya, yaitu communicator, creator, designer, distributor, dan journalist. Bener sih, kecuali yang distributor, saya agak nggak paham itu maksudnya apa, hehe. Untuk kelemahannya, saya memang merasa agak kurang dalam kelima hal yang disebut di atas, tapi sebenarnya saya tetap merasa punya sedikit sisi caretaker, educator, interpreter, strategist, dan visionary dalam diri saya. #beneran #bukanngeles :D

Melihat hasil tes di atas, dipadukan dengan apa yang saya rasakan selama ini, maka inilah kuadran aktivitas saya.

nhw 7 kuadran

Maaf kalo list-nya minimalis ya, hehe. Karena ternyata ada banyak hal yang bagi saya masuk kategori ‘biasa saja’, dalam artian saya tidak ‘suka’ tapi juga bukan ‘tidak suka’, seperti perencanaan, pembukuan, memotivasi orang, dan maaasih banyak lagi, hehe.

Note : posting-an ini ditulis untuk memenuhi Nice Homework #7 di program matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP)

0 comments

NHW#6_Starin Sani : Jadwal Harian

Selama ini sebenarnya saya udah sering bikin jadwal harian, walaupun kadang cuma di awang-awang, kadang saya tulis kalau lagi banyak to-do-list-nya. Sekarang dalam rangka belajar menjadi manajer keluarga, saya ditugasi untuk lebih tertib lagi dalam menulis dan menerapkan jadwal harian.

Pertama-tama, saya harus menentukan dulu tiga aktivitas yang paling penting menurut saya (selain ibadah yang tentunya wajib didahulukan). Aktivitas itu adalah:

1. Mengasuh Hilya

2. Melakukan pekerjaan rumah tangga

3. Belajar ilmu agama dan parenting

Sementara itu, tiga aktivitas yang paling tidak penting, tapi masih sering saya lakukan yaitu:

1. Buka socmed

2. Belanja online atau sekadar cuci mata

3. Nonton variety show Korea

Alhamdulillah, sehari-hari waktu saya paling banyak dipakai buat ngemong Hilya. Untuk kegiatan rutin di luar aktivitas penting di atas, biasanya baru bisa saya kerjakan sekitar jam 21.00 – 23.00.

Sekarang masuk ke jadwal harian ya. Sebelum ini sebenarnya saya udah pernah bikin jadwal harian yang dilengkapi dengan jamnya. Tapi pada prakteknya, sulit menerapkannya sesuai jam yang udah ditentuin mengingat saya punya Hilya yang masih berusia 1,5 tahun. Malam hari setelah Hilya tidur pun, sesekali dia suka terbangun untuk menyusu, jadi jadwal yang udah saya buat sering terpaksa harus mundur dan akhirnya ada yang nggak bisa saya kerjakan malam itu.

Jadi di jadwal yang saya buat ini, untuk jadwal dinamisnya saya cuma menulis urutannya. Dan untuk jadwal rutin di malam hari, saya menuliskan jamnya tapi tentu boleh disela kalau sewaktu-waktu Hilya bangun ingin menyusu.

nhw 6 jadwal

Semoga aja bisa disiplin menjalankannya yah.

Note : posting-an ini ditulis untuk memenuhi Nice Homework #6 di program matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP)

Pages:«1234567...60»